Banner

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edukasi Masyarakat Tentang TBC

Centralberita - Agustus 15, 2025
Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edukasi Masyarakat Tentang TBC
  Centralberita
Penulis
|
Editor
Bagikan ke:

BANDAR LAMPUNG,– Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat tentang TBC, dan pentingnya kesadaran mengurangi stigma kepada pasien pengidap TBC.

Beli vitamin dan suplemen

Tujuannya untuk mencegah penularan kepada yang lain dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit, memberikan informasi tentang pengobatan TBC yang tepat dan rutin, serta kepatuhan pengobatan secara berkala.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi A.Temenggung menyampaikan, bahwa 20 Puskesmas kota Bandar Lampung sudah melakukan sosialisasi penyakit TBC kepada masyarakat,agar tidak menular ke yang lainnya

Beli vitamin dan suplemen
Baca Juga :  41 Paskibraka Tuntaskan Tugas, Bupati Egi: Jadikan Bekal Menapak Masa Depan

“Kita harapkan, Puskesmas juga mencari masyarakat yang memiliki gejala-gejala mengarah pada kemungkinan infeksi TB paru, namun harus dipastikan secara medis melalui pemeriksaan penunjang,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Ditambahkannya, bilamana ditemukan adanya suspek TB, ini harus dituntaskan dengan memberikan pengobatan selama enam bulan rutin minum obat, dengan pemberian obat secara rutin, mudah-mudahan si pasien sembuh dan tidak menularkan ke lainnya.

Pengobatan TBC (Tuberkulosis) di Puskesmas gratis dan tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk pengobatan untuk TBC, Puskesmas memiliki program pemerintah untuk mendukung pengobatan TBC gratis.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Ikuti Peringatan Detik-Detik Proklamasi Secara Virtual

“Pasien akan diberikan obat anti-TBC sesuai jenis infeksinya. Pengobatan TBC di Puskesmas gratis, termasuk obat-obatan dan pengawasan Medis,” jelasnya.

Selanjutnya, tenaga kesehatan di Puskesmas akan memantau pengobatan pasien untuk memastikan kepatuhan dan mencegah resistensi obat.

Beli vitamin dan suplemen

Selain itu, Puskesmas memberikan edukasi tentang TBC, termasuk cara penularan, pencegahan, dan pengobatan.

Ia menjelaskan, proses Pengobatan TBC di Puskesmas yakni, pemeriksaan awal, jika mengalami gejala TBC, segera periksakan diri ke Puskesmas terdekat.

Kemudian, pemeriksaan dahak, pemeriksaan dahak (sputum) akan dilakukan untuk mendiagnosis TBC.

Baca Juga :  Aksi Heroik Raihan Panjat Tiang Bendera Diganjar Gubernur Mirza Sepeda dan Tabungan

Lalu pemberian obat, jika positif TBC, pasien akan diberikan obat anti-tuberkulosis (OAT) sesuai jenis infeksinya.

Pengawasan pengobatan, pasien akan diawasi oleh tenaga kesehatan puskesmas untuk memastikan kepatuhan minum obat.

Beli vitamin dan suplemen

Pasien juga akan mendapatkan konseling tentang pentingnya pengobatan yang teratur dan pola hidup sehat.

“Kita bersama-sama melakukan pencegahan, bukan dinas kesehatan saja, namun stakeholder juga ikut membantu pencegahan TB dilingkungan masyarakat,”  pungkas Muhtadi.(*)

Tinggalkan Komentar