Wali Kota Bandar Lampung Intruksikan Belajar Daring, Masih Ada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Centralberita - September 6, 2026
Wali Kota Bandar Lampung Intruksikan Belajar Daring, Masih Ada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
  
Penulis
|
Editor
Bagikan ke:

BANDAR LAMPUNG, –  Setelah mempertimbangkan tingginya risiko gangguan saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak-anak, dampak dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih dirasakan hingga saat ini.

Unduh Panduan Wisata

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta siswa-siswi di wilayah Kota Bandar Lampung mengikuti pembelajaran secara daring pada Senin (7/9/2026).

Temukan lebih banyak
Berita
BANK
Buka Tabungan Bank

Kebijakan ini diambil menyusul kondisi abu vulkanik Anak Krakatau yang masih dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  BPBD Kota Bandar Lampung Himbau Waspada Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Dengan diterapkannya pembelajaran daring, siswa tidak perlu datang ke sekolah dan dapat mengikuti kegiatan belajar dari rumah.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Baca Berita Lokal

Orang tua juga diminta memastikan anak-anak tetap berada di lingkungan yang aman serta menggunakan perlindungan yang diperlukan apabila terjadi paparan abu vulkanik di sekitar tempat tinggal.

Baca Juga :  Warga Bandar Lampung Diimbau Waspada Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bentuk kehati-hatian pemerintah dalam melindungi peserta didik di tengah kondisi lingkungan yang masih terdampak sebaran abu vulkanik.

Kebijakan sistem daring ini akan dievaluasi secara berkala dengan melihat perkembangan sebaran debu vulkanik di wilayah Kota Bandar Lampung.

Temukan lebih banyak
BERITA
Unduh Panduan Wisata
Baca Berita Lokal

Baca Juga :  Kebun Anggur BUMDes Merak Batin Curi Perhatian Mendes PDT, Harapan Baru Ekonomi Warga Mulai Berbuah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung, M Nur Ramdhan, membenarkan bahwa pengalihan metode belajar ini berlaku serentak di seluruh satuan pendidikan.

Disampaikannya, untuk hari Senin semua anak belajar secara daring, sambil melihat perkembangan situasi selanjutya.

Tinggalkan Komentar