BANDAR LAMPUNG, CENTRALBERITA.ID –Upaya pencegahan kenakalan remaja terus digencarkan Polresta Bandar Lampung. Kali ini, Satuan Binmas Polresta Bandar Lampung menyambangi SMP Negeri 17 Bandar Lampung untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada ratusan siswa, Rabu (07/10/2026).
Kegiatan yang digelar di halaman SMPN 17, Jl. Abdi Negara No.9, Gulak Galik, Teluk Betung Utara itu dipimpin langsung Kasat Binmas Polresta Bandar Lampung didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Gulak Galik.
Turut hadir Kepala SMPN 17 Bandar Lampung, Jondri Haryadi, http://S.Pd.I., http://M.Pd.I., dewan guru dan Ketua Komite sekolah.
Dalam penyuluhannya, Kasat Binmas menegaskan pentingnya kedisiplinan dan menjaga nama baik sekolah. Ia meminta pelajar menjauhi bolos sekolah, tawuran, bullying, narkoba, hingga bijak dalam bermedia sosial.
“Kami tekankan kepada adik-adik pelajar untuk fokus pada prestasi, hormati guru dan orang tua, serta jangan pernah melakukan pelanggaran yang bisa merusak masa depan,” ujarnya.
*Ancaman Pidana Tak Main-Main*
Pada kesempatan itu, pihak kepolisian juga memaparkan ancaman hukum bagi pelajar yang terlibat pelanggaran:
– *Tawuran dan kekerasan* dapat diproses pidana sesuai UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
– *Membawa senjata tajam (sajam)* tanpa hak dapat dijerat Pasal 307 UU No.1/2023 dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.
– *Membawa flare, petasan* atau benda yang dapat menimbulkan kebakaran dapat dijerat Pasal 308 dengan ancaman 9 tahun penjara.
– *Penyalahgunaan media sosial* dapat dijerat UU ITE No.11 Tahun 2008 jo UU No.1 Tahun 2024.
– *Narkotika* akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku.
Selain itu, siswa diingatkan bahwa setiap catatan pelanggaran pidana akan tercatat di kepolisian dan akan berpengaruh pada pembuatan SKCK yang akan menyulitkan masa depan mereka saat melamar pekerjaan atau melanjutkan pendidikan.
Kepala SMPN 17 Bandar Lampung, Jondri Haryadi mengapresiasi langkah Polresta Bandar Lampung. Menurutnya, pembinaan ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak dan berdisiplin.
“Kami berterima kasih kepada Polresta Bandar Lampung. Ini sejalan dengan komitmen kami membentuk pelajar yang berkarakter, berani dan bertanggung jawab,” kata Jondri.
Kegiatan pembinaan berjalan aman, tertib dan kondusif. Siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Diharapkan, kegiatan ini mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mencegah kenakalan remaja sejak dini.(fik)