Fraksi Gerindra Dukung Program Pinjaman UMKM Siger, Ingatkan Bank Waway Jangan Ada Main

Centralberita - November 17, 2025
Fraksi Gerindra Dukung Program Pinjaman UMKM Siger, Ingatkan Bank Waway Jangan Ada Main
  Centralberita
Penulis
|
Editor
Bagikan ke:

BANDAR LAMPUNG — Legislator Partai Gerindra Yunika Indahayati menegaskan bahwa tidak adanya laporan perkembangan penyaluran pinjaman UMKM Siger dengan bunga 0 persen, dan hal tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian Bank Waway, sehingga membuat ratusan pelaku UMKM terjebak dalam ketidakpastian.

“Data calon nasabah (pelaku usaha) sudah lebih dari 300 UMKM yang menyerahkan berkas, ke Dinas Perdagangan (Disdag) dan disini Disdag sudah menjalankan tugasnya, tetapi Bank Waway justru tidak memberi laporan sama sekali, ini bagaimana? Kan kasian para masyarakat yang sudah berharap,” kata Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Gerindra Komisi II Yunika Indahayati, saat di wawancarai melalui WhatsApp, Senin (17/11/2025).

 

Oleh karena itu, pihaknya sesegera mungkin akan menggelar rapat internal komisi II dan dimungkinkan management Bank Waway akan segera dipanggil bersama satker lainnya Disdag, dan Bagian Perekonomian.

“Dalam hal ini, tentunya kan nanti ada penyertaan modal ke Bank Waway nantinya dan itu kan dana APBD pemkot Bandarlampung, tentunya tidak boleh ada institusi yang bermain-main ketika ribuan masyarakat menaruh harapan pada program pemkot bu Walikota Eva, kita DPRD dalam hal ini Fraksi Gerindra, siap mendukung jika program itu untuk membantu kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Sebelumnya, salah seorang calon nasabah Sepriyadi, pemilik usaha laundry di Jagabaya, adalah salah satu pemohon yang mengajukan pinjaman sebesar Rp 25 juta dan berharap program bunga 0 persen dapat menjadi solusi usahanya.

Disdag mencatat lebih dari 300 berkas telah diserahkan kepada Bank Waway namun hingga kini belum menerima informasi terkait survei, persetujuan, maupun penolakan.

Menurut Fungsional Analis Perdagangan Disdag Nur Ichsan, seluruh proses penilaian berada di tangan perbankan dan Disdag hanya bertugas menghimpun berkas. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Bank Waway.(*/)

Tinggalkan Komentar