Muhammad Darmawansyah: Ideologi Pancasila Ada untuk Menjaga Empat Pilar Kebangsaan

Centralberita - November 11, 2025
Muhammad Darmawansyah: Ideologi Pancasila Ada untuk Menjaga Empat Pilar Kebangsaan
  Centralberita
Penulis
|
Editor
Bagikan ke:

BANDARLAMPUNG,– Anggota DPRD Kota Bandarlampung Muhammad Darmawansyah menjelaskan bahwa adanya sosialisasi ideologi Pancasila salah satu tujuannya adalah untuk menjaga empat pilar kebangsaan. Dan Empat pilar kebangsaan itu adalah Pancasila UUD ’45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Demikian diungkapkan anggota fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bandarlampung Darmawansyah, saat menggelar sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) di Jalan Bakau Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, pada Selasa, (11/11/2025).

“Ini penting karena sudah muncul ancaman, karena banyak muncul kelompok anti perbedaan padahal membangun bangsa ini di atas perbedaan ada suku, budaya, agama dan khas dan lainnya, NKRI ada dan berdiri kokoh karena persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar anggota Komisi II DPRD kota ini.

Legislator besutan Presiden RI Prabowo Subianto ini menjelaskan, jika semua agama yang ada di negara Indonesia tidak mengajarkan kesesatan dan semua agama menanamkan kebaikan dan kasih-sayang.

Dan imbuh Darmawansyah, lahirnya Pancasiladi negara Indonesia karena banyaknya perbedaan baik suku, agama, budaya dan perbedaan lainnya, dengan adanya pancasila menjadi alat pemersatu bangsa dan menjadi dasar negara Indonesia.

Kondisi masyarakat Indonesia saat ini adanya pergeseran moral, karena itu melalui kegiatan sosialisasi ideologi Pancasila ini kembali didengungkan pemahaman nilai-nilai pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Masyarakat Indonesia itu adalah masyarakat yang dikenal dengan adat istiadat dan budaya sopan santun, dengan ciri-ciri saling menghargai dan menamakan etika moral bangsa,” paparnya.

Selanjutnya, hukum di negara Indonesia dengan mempertimbangkan hukum yang adil, negara memiliki dasar hukum pancasila dan UUD 1945.

“Pancasila lahir karena ingin masyarakat yang beradab dan untuk persatu Indonesia. Di Indonesia ada tiga kata yang Magical (sakral) yakni, ‘Maaf, Tolong dan Terimakasih,’. tandasnya.(*/)

Tinggalkan Komentar