BANDARLAMPUNG– Srikandi Partai Golkar DPRD Kota Bandarlampung Heti Friskatati, SH menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ideologi Pancasila ini merupakan agenda untuk saling mengingatkan, bukan untuk menggurui dalam hal ideologi Pancasila.
“Semua anggota DPRD Kota Bandarlampung 50 orang turun ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat, kembali mereview, tentang ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan. Saya dan para narasumber ada disini, bukan untuk menggurui tapi kita sama-sama mereview ajaran Pancasila, sebagai bekal hidup di masyarakat,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Heti Priskatati, dalam sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) yang digelar di Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Selasa (11/11/2025).
Dalam kesempatan itu juga anggota DPRD kota yang sudah dua periode ini memohon doa kepada warga setempat agar dalam menjalankan tugas sebagai anggota legislatif selalu amanah. “Saya berdiri disini ada karena masyarakat yang memberikan amanahnya kepada saya.. Doakan saya supaya selalu amanah dan saya siap apa yang mau diusulkan atau ada yang dikeluhkan sampai kan kepada saya, jika saya mampu saya ajawab dan jika tidak ananti kita usulkan ke pemkot,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu,anggota komisi IV DPRD Heti Friskatati menegaskan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila seharusnya dilakukan dengan semangat kebersamaan, bukan merasa lebih tahu atau lebih benar dari orang lain. “Pancasila mengajarkan kita untuk saling menghargai perbedaan dan menjaga persatuan, bukan untuk saling menilai atau menggurui,” paparnya.
Srikandi Partai Golkar ini juga mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai gotong royong, toleransi,dan rasa saling menghormati di lingkungan masing-masing, sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, Heti Friskatati berpesan agar seluruh lapisan masyarakat tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa.“Kalau kita semua memahami dan mengamalkan Pancasila dengan hati yang tulus, maka kehidupan bermasyarakat akan lebih harmonis, damai, dan saling menghargai,” tegasnya.
Sementara, dalam kesempatan itu hadir sebagai narasumber yakni Ali Wardana dan Beni HN Mansyur, keduanya mantan anggota DPRD kota Bandarlampung periode 2019-2024.(*/)