Anggota komisi II DPRD Lam-sel apresiasi peningkatan jalan karang sari-gunung botol

Centralberita - Mei 16, 2026
Anggota komisi II DPRD Lam-sel apresiasi peningkatan jalan karang sari-gunung botol
  
Penulis
|
Editor
Bagikan ke:

LAMPUNG SELATAN,— Peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah pedesaan Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan progres positif. Salah satunya melalui pekerjaan peningkatan jalan Karang Sari–Gunung Botol di Kecamatan Ketapang yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ruas jalan tersebut selama ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak warga karena kondisinya yang belum memadai. Dengan dimulainya pekerjaan peningkatan jalan, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun akses layanan dasar lainnya.

Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi PAN, Widodo, yang juga merupakan Anggota Komisi II, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas realisasi pembangunan infrastruktur jalan tersebut.

Menurut Widodo, pembangunan jalan Karang Sari–Gunung Botol merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat desa.

“Atas nama masyarakat Desa Karang Sari, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan. Impian warga untuk menikmati infrastruktur jalan yang lebih baik kini mulai terwujud,” ujar Widodo, Jumat (16/5/2026).

Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian serius, khususnya di wilayah Kecamatan Ketapang dan Kabupaten Lampung Selatan secara umum.Beberapa ruas jalan yang dinilai strategis dan perlu diprioritaskan ke depan di antaranya jalan penghubung Desa Sri Pendowo menuju Desa Taman Sari yang terhubung langsung dengan jalur Lintas Timur, jalan pertigaan Pasar Legundi menuju Desa Ruguk, serta jalan Trans Eksodan Aceh yang menjadi akses utama masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi dan sosial.

Untuk Desa Karang Sari sendiri, pekerjaan peningkatan jalan yang sudah selesai progres di kerja kan, memiliki spesifikasi lebar sekitar 3 meter dengan panjang kurang lebih 2.000 meter.

Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas masyarakat.

– Advertisement –

Widodo juga menilai bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki dampak jangka panjang, tidak hanya pada kelancaran transportasi, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi desa, peningkatan akses pendidikan, serta kemudahan pelayanan kesehatan.

Ia berharap pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dapat terus melanjutkan pembangunan infrastruktur secara merata dan berkelanjutan.

“Pembangunan jalan yang merata akan menjadi pondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami di DPRD tentu akan terus mendorong dan mengawal aspirasi warga pungkas nya.

Tinggalkan Komentar