Bandar Lampung – Menindaklanjuti peristiwa penusukan yang melibatkan pelajar di SMPN 17 Bandar Lampung, pihak sekolah bergerak cepat dengan mengajak seluruh orang tua untuk lebih aktif memberikan perhatian, pengawasan, serta edukasi kepada anak-anak di lingkungan keluarga.
Kepala SMPN 17 Bandar Lampung, Jondri Haryadi, menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter dan perilaku anak sejak dini. Ia menyampaikan beberapa contoh perhatian sederhana yang perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membangun kebiasaan bangun pagi, rajin beribadah, rutin berolahraga, gemar belajar, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, aktif bersosialisasi, serta tidur lebih awal.
Menurut Jondri, kebiasaan positif tersebut dapat membantu membangun kedisiplinan, kesehatan mental, dan sikap sosial anak agar terhindar dari perilaku negatif maupun tindakan kekerasan di lingkungan sekolah.
Selain itu, pihak sekolah juga akan meningkatkan pendekatan edukatif kepada para siswa dan siswi melalui peran wali kelas serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun kekerasan antarpelajar.
“Saya berharap kejadian seperti di SMPN 44 Bandar Lampung tidak terjadi lagi. Semoga guru dan wali murid bisa saling menjaga anak-anak supaya tidak terjadi hal-hal buruk seperti bully dan lainnya,” ujar Jondri.