Bandar Lampung (CB.ID) – Anggota DPRD Provinsi Lampung Budiman AS respons usuluan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tentang sistem pemilihan kepala daerah.
Anggota Komisi l DPRD Lampung itu sepakat mengenai pernyataan Prabowo Subianto kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD karena untuk menghemat biaya.
“Kalau melihat substansi pernyataan Pak Presiden Prabowo Subianto, memang biaya Pilkada kita sangat mahal, belum lagi turut sertanya berbagai pihak seperti ASN, adanya konflik pendukung di tengah masyarakat. Ya tentu pemilihan kepala daerah oleh DPR sudah tepat dilakukan,” kata Budiman AS.
Terlebih partisipasi pemilih saat ini menurun, jadi kepala daerah dipilih DPRD menjadi lebih efisien untuk menghemat biaya.
“Toh ya suara DPRD merupakan representasi dari suara masyarakat juga hasil dari Pileg,” jelasnya.
Disinggung terkait keputusan partai sendiri, Budiman AS mengatakan keputusan partai berdasarkan wewenang DPP atas berbagai pertimbangan.
“Kalau terkait partai, saya belum bisa statement karena itu wewenang DPP,” kata ketua DPC Demokrat Bandar Lampung itu.
Terkait mahalnya biaya Pilkada di Lampung, Budiman AS tidak bisa memprediksi.
“Iya kalau dihitung dari persiapan rekomendasi hingga Alat Peraga Kampanye biaya Pilkada cukup besar, berapa nominalnya tidak bisa diperkirakan,” tutupnya.(*/)