Komisi V Minta Disdik Lampung Jalankan SPMB Sesuai Aturan

Centralberita - Juni 24, 2025
Komisi V Minta Disdik Lampung Jalankan SPMB Sesuai Aturan
  Centralberita
Penulis
|
Editor
Bagikan ke:

LAMPUNG,– Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) transparan dan sesuai petunjuk teknis (juknis) berlaku.

Deni Ribowo menekankan, penting pengawasan ketat demi mencegah curang yang kerap terjadi dalam proses penerimaan siswa baru.

“Pelaksanaan SPMB harus menjunjung tinggi prinsip keadilan. Jangan sampai ada calon siswa layak masuk malah terhalang karena ada manipulasi atau permainan sistem,” ujar Deni Ribowo, Selasa (24/6/2025).

Baca Juga :  Unila Rayakan HUT ke-80 RI dengan Upacara dan Launching Dies Natalis

Ia menyoroti beberapa celah rawan SPMB, seperti menggunakan mutasi domisili tak sesuai aturan hingga manipulasi data ekonomi keluarga demi masuk melalui jalur afirmasi.

“Verifikasi jalur afirmasi harus cermat dan menyeluruh. Kita tak ingin siswa keluarga tak mampu tersingkir hanya karena ada pihak memanipulasi data. Begitu juga zonasi, ini harus sesuai ketentuan,” tegas politisi Partai Demokrat ini.

Baca Juga :  Catatan Perayaan HUT ke-80 RI dan Launching Dies Natalis ke-60 Unila

Deni juga menyinggung hasil seleksi di sekolah unggulan tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu menunjukkan banyak peserta tak memenuhi standar nilai minimum.

“Temuan bahwa 83 persen siswa yang diterima tak memenuhi nilai minimum ialah alarm keras. Artinya, ada hal harus dibenahi serius dalam sistem seleksi kita. Jangan sampai ini jadi preseden buruk,” katanya.

Baca Juga :  Merah Putih Diturunkan Khidmat di Menara Siger, Sejarah HUT ke-80 RI Terukir di Ujung Sumatera

Ia mendorong Disdik memperketat regulasi dan menjatuhkan sanksi tegas kepada sekolah bila terbukti melanggar proses SPMB.

Deni menegaskan, pelaksanaan seleksi objektif dan adil akan membuka akses pendidikan setara bagi seluruh siswa di Lampung.

Menurutnya, pendidikan merata dan berkualitas ialah kunci meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah. (*)

Tinggalkan Komentar