BANDARLAMPUNG- Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Bandar Lampung Endang Asnawi mengatakan jika pelaksanaan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dia laksanakan merupakan kewajiban sebagai anggota legislatif, karena itu jangan sampai disia-siakan.
“Ini adalah kewajiban saya, melaksanakan sosialisasi ideologi Pancasila, di dapil (daerah pemilihan) saya, maka saya melakukan ini, jadi moment ini jangan di sia-siakan, jadikan tempat menggali dan menimba ilmu pengetahuan. Karena kalau hanya untuk menggugurkan kewajiban saya sebagai pelaksana fisik nya sudah selesai, akan tetapi ada beban moral yang harus saya jalan, bagaimana masyarakat dapat menyerap ilmu dan pembelajaran ideologi Pancasila,” ujar anggota Komisi III DPRD kota setempat Endang Asnawi, di Kelurahan Sukaraja, Selasa (30/09/2025).
“Karena saya harus menyiapkan narasumber yang dimengerti, dan mudah dipahami oleh peserta, sehingga peserta paham. Maknya saya minta nanti tanya yang tidak dipahami dan disini kita sama-sama belajar untuk bekal hidup di masyarakat,” ungkapnya.
“Dan nanti jika sudah paham akan ideologi Pancasila, sampaikan dengan anak-anak di rumah dan juga tularkan pemahaman ini kepada sanak keluarga di lingkungan tempat tinggal,” tambah Endang Asnawi.
Nah, dalam memanjatkan doa, semoga diberikan kesehatan, ilmu yang manfaat, dicukupkan rezeki dan lainnya, kita berdo’a itu kita percaya bahwa kita ada yang perlu kita sembah di dalam diri kuta percaya karena ada iman dan taqkwa ini juga salah satu pengamalan sila-sila Pancasila, imbuhnya.
“Kita berkumpul dalam kegiatan sosialisasi ideologi Pancasila, disini dari berbagai macam suku, ras, agama, dan perbedaan lainnya, tidak peduli sukunya apa dan kepercayaan apa, kita kita bersatu dalam naungan dan keutuhan NKRI,” tandasnya.
Diketahui dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kota Bandar Lampung Endang Asnawi menghadirkan dua narasumber yakni Suheli, mantan anggota DPRD kota setempat dan Anggalana SH, dosen Universitas Bandar Lampung. (bry)